Mobil Bekas di Bawah 100 Juta: Panduan Cerdas Memilih Kendaraan Berkualitas Tahun 2026

LOKERSEMARANG.CO.ID – Memiliki mobil pribadi bukan lagi sekadar impian mewah, melainkan kebutuhan mobilitas yang nyata di tengah hiruk-pikuk aktivitas tahun 2026.

Namun, dengan melambungnya harga mobil baru, banyak orang mulai beralih ke pasar barang seken. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: “Apakah masih ada mobil bekas di bawah 100 juta yang layak pakai dan tidak menyusahkan?” Jawabannya: Tentu saja ada.

Dengan dana di bawah 100 juta, Anda bisa mendapatkan beragam pilihan mulai dari mobil kota (city car) yang irit, MPV keluarga yang tangguh, hingga sedan mewah pada masanya. Namun, membeli mobil bekas di rentang harga ini memerlukan ketelitian ekstra agar Anda tidak terjebak pada “mobil rongsok” yang hanya menghabiskan biaya bengkel.


Mengapa Pasar Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Tetap Populer?

Meskipun teknologi mobil listrik (EV) mulai menjamur, permintaan terhadap mobil bekas murah tetap tinggi karena beberapa alasan strategis:

  1. Bebas Depresiasi Tajam: Mobil baru kehilangan nilainya sekitar 15-20% di tahun pertama. Mobil di bawah 100 juta umumnya harganya sudah stabil.

  2. Pajak Tahunan Terjangkau: Pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk mobil lama jauh lebih murah dibandingkan mobil keluaran terbaru.

  3. Suku Cadang Melimpah: Mobil dalam kategori harga ini biasanya adalah model populer yang sparepart-nya tersedia dari versi orisinal hingga KW di seluruh pelosok Indonesia.


Rekomendasi Mobil Bekas Terbaik di Bawah 100 Juta (Update 2026)

Berdasarkan data tren pasar dari platform terpercaya seperti OLX Autos, Carro, dan GridOto, berikut adalah daftar pilihan terbaik yang bisa Anda bawa pulang dengan anggaran di bawah 100 juta:

1. Kategori LCGC (Irit & Tahun Muda)

Jika Anda mencari mobil dengan tahun produksi yang relatif muda (2015-2019) agar mesin masih segar, kelas LCGC adalah jawabannya.

  • Toyota Agya / Daihatsu Ayla (2014-2017): Gesit untuk perkotaan dan konsumsi BBM mencapai 20 km/liter.

  • Honda Brio Satya (2013-2015): Menawarkan performa mesin paling bertenaga di kelasnya dan handling yang stabil.

  • Datsun GO+ Panca (2016-2018): Opsi termurah jika Anda membutuhkan kapasitas 5+2 penumpang.

2. Kategori MPV Keluarga (Muat Banyak)

Bagi yang memiliki anggota keluarga lebih dari 4 orang, mobil-mobil ini adalah pahlawan jalanan.

  • Toyota Avanza / Daihatsu Xenia (Generasi 1 & 2 awal – 2010-2012): Dikenal sebagai “mobil sejuta umat” karena perawatannya semudah membalik telapak tangan.

  • Nissan Grand Livina (2012-2014): Memberikan kenyamanan suspensi layaknya sedan dan interior yang lebih mewah dibanding rival sekelasnya.

  • Suzuki Ertiga (Generasi awal – 2012): Pilihan tepat bagi yang mengutamakan kabin senyap dan fitur keselamatan yang lebih baik di masanya.

3. Kategori City Car & Hatchback Premium

  • Honda Jazz (GD3/GE8 awal – 2007-2009): Meski tahunnya agak tua, desainnya tetap timeless dan sangat disukai anak muda.

  • Toyota Yaris “Bakpao” (2008-2011): Terkenal sangat bandel, mesin 1NZ-FE miliknya adalah salah satu mesin terbaik yang pernah dibuat Toyota.


Tips Jitu Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu

Membeli mobil bekas di bawah 100 juta membutuhkan inspeksi yang mendalam. Jangan tergiur bodi mengkilap, perhatikan poin-poin berikut:

1. Cek Rekam Jejak Servis

Mobil yang memiliki buku servis rutin di bengkel resmi atau bengkel spesialis menunjukkan pemilik sebelumnya peduli pada kesehatan mesin.

2. Waspada Bekas Banjir dan Tabrakan Besar

Periksa bagian kolong dashboard dan sela-sela karpet. Jika ada karat atau bau apek yang menyengat, ada indikasi mobil pernah terendam banjir. Pastikan juga tulang-tulang rangka mesin simetris dan tidak ada bekas las kasar (tanda bekas tabrakan).

3. Periksa Keabsahan Dokumen

Pastikan BPKB dan STNK asli. Cek fisik nomor rangka dan nomor mesin apakah sesuai dengan dokumen. Di tahun 2026, Anda bisa melakukan cek keaslian dokumen secara online melalui aplikasi Samsat Digital.

4. Gunakan Jasa Inspektor Profesional

Jika Anda awam soal mesin, sangat disarankan menggunakan jasa inspeksi pihak ketiga. Dengan biaya berkisar 300-500 ribu rupiah, mereka akan memberikan laporan detail mengenai kondisi mesin, transmisi, hingga sistem kelistrikan.


Simulasi Biaya Setelah Pembelian

Ingat, saat membeli mobil bekas di bawah 100 juta, Anda harus menyisihkan dana cadangan. Jangan habiskan seluruh anggaran untuk harga unit saja.

  • Perbaikan Ringan (Tune up, ganti oli, kuras radiator): Rp2.000.000 – Rp3.500.000.

  • Pergantian Ban (jika botak): Rp2.500.000 (untuk 4 ban).

  • Balik Nama & Pajak: Tergantung daerah, siapkan sekitar Rp3.000.000 – Rp5.000.000.

Membeli mobil bekas di bawah 100 juta pada tahun 2026 tetap menjadi pilihan finansial yang sangat logis. Kuncinya adalah sabar dalam mencari dan teliti dalam menginspeksi. Mobil LCGC tahun muda cocok bagi Anda yang mengutamakan kepraktisan, sementara MPV lama cocok bagi Anda yang mengutamakan fungsi keluarga.

Apapun pilihan Anda, pastikan mobil tersebut legal secara hukum dan sehat secara mekanis agar perjalanan Anda tetap aman dan nyaman.

Leave a Comment