LOKERSEMARANG.CO.ID-Mengenang sejarah IBM 3380 membawa kita kembali ke tahun 1981, saat dunia pertama kali diperkenalkan pada media penyimpanan berkapasitas 1 gigabyte (GB). Berbeda jauh dengan flashdisk modern yang ringan, hard disk pertama dengan kapasitas gigabyte ini memiliki bobot fantastis mencapai 29 kg, setara dengan berat mesin mobil kecil. Perangkat ini membutuhkan ruang penyimpanan yang sangat luas dan sistem pendingin khusus agar piringan magnetiknya bisa berputar dengan stabil. Inovasi dari IBM ini pada masanya merupakan lompatan besar yang memungkinkan institusi keuangan dan riset mengelola data dalam jumlah yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.
Dalam proses mengenang sejarah IBM 3380, kita diajak untuk melihat betapa lambat dan mahal perkembangan teknologi penyimpanan pada awalnya. Satu unit hard disk raksasa ini dibanderol dengan harga ribuan dolar AS, menjadikannya barang mewah yang hanya dimiliki oleh segelintir organisasi besar. Ukuran fisiknya yang mencapai 14 inci menunjukkan bahwa miniaturisasi data masih merupakan mimpi jauh di masa lalu. Namun, tanpa keberanian IBM untuk memproduksi perangkat seberat ini, kita mungkin tidak akan pernah merasakan kemudahan menyimpan ribuan film dan foto dalam satu chip memori sekecil kuku yang kita gunakan di smartphone saat ini.
Evolusi penyimpanan data dari perangkat seberat puluhan kilogram menuju chip mikroskopis menunjukkan bahwa inovasi material selalu menjadi kunci utama, seperti halnya Bukan Sekadar Teknologi: Perusahaan Ajinomoto dan Toto Ternyata Kunci Utama Chip AI dalam industri semikonduktor modern. Melalui momen mengenang sejarah IBM 3380 ini, kita belajar bahwa setiap kemajuan teknologi membutuhkan pengorbanan ruang dan biaya yang besar di masa lalu. Transformasi ini menjadi bukti nyata kekuatan riset manusia dalam memadatkan informasi ke dalam bentuk fisik yang semakin efisien, ringan, dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat di seluruh penjuru dunia.
Artikel ditulis oleh: Mokhamad Abdul Hadi