Mario Aji dan Veda Ega Pratama Raih Tiket Q2 di Moto2 & Moto3 Thailand 2026

LOKERSEMARANG.CO.ID – Pembuka musim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand memperlihatkan hasil menggembirakan bagi Indonesia. Dua pembalap muda Tanah Air, Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3, berhasil memastikan diri lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2) setelah meraih catatan waktu impresif di sesi latihan. Keberhasilan mereka sekaligus mencuri perhatian di pentas balap motor kelas dunia ini.

Sesi Q2 merupakan tahap penting karena hanya pembalap dengan waktu terbaik dari sesi practice yang otomatis mendapatkan akses, sementara yang lain harus melalui Q1 untuk memperebutkan sisa tiket ke tahap lanjutan. lolos langsung ke Q2 menunjukkan konsistensi dan performa yang kuat dari kedua rider Indonesia ini.

Veda Ega Pratama Tembus Q2 Moto3 pada Seri Pembuka

Dalam kelas Moto3, Veda Ega Pratama menunjukkan performa impresif saat menjalani sesi Practice (khususnya sesi kedua penentu Q2) di Buriram. Pembalap berusia 17 tahun ini berhasil mencatatkan waktu terbaik yang menempatkannya di posisi kedelapan dari sesi latihan sehingga berhak langsung ke sesi Q2 besok.

Keberhasilan Veda Ega tidak datang secara kebetulan. Ia memulai seri dengan kuat sejak sesi pagi free practice (FP1), sempat berada di deretan atas sebelum akhirnya konsisten mencatatkan waktu yang cukup cepat untuk memastikan tiket Q2. Pada sesi practice tersebut, catatannya yakni 1 menit 41,508 detik, tepat berada dalam 10 besar yang berhak langsung maju tanpa harus melalui Q1.

Hasil Veda penting karena menunjukkan bahwa ia mampu bersaing dengan pembalap lain, termasuk mereka yang lebih berpengalaman di kelas Moto3. Keberhasilan lolos Q2 pada debut musimnya juga memberi modal penting untuk langkah berikutnya di balapan utama.

Tantangan dan Adaptasi di Moto3

Sirkuit Chang yang teknik membuat sesi latihan maupun kualifikasi berlangsung kompetitif. Veda sempat memulai practice dari posisi lebih rendah, namun dengan strategi yang matang dan konsistensi waktu, ia berhasil memanfaatkan peluang dari awal hingga akhir sesi latihan. Hanya 14 pembalap dengan catatan waktu terbaik yang langsung lolos ke Q2, dan Veda berhasil masuk dalam kelompok itu.

Mario Suryo Aji Buktikan Kualitas di Moto2

Sementara itu, di kelas menengah Moto2, Mario Suryo Aji juga menunjukkan performa yang layak diapresiasi. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu berhasil finis di posisi enam tercepat dalam sesi latihan Moto2 sehingga otomatis mengamankan satu tempat di sesi Q2.

Dalam sesi practice tersebut, Mario berhasil menorehkan catatan waktu yang kompetitif, hanya berselisih kecil dengan pembalap lain di 5 besar, dan ini membuatnya berada di antara 14 pembalap tercepat yang mendapatkan peluang langsung ke Q2.

Tren Positif dan Tekad Kenaikan Kelas

Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Mario, mengingat musim sebelumnya sempat menghadapi tantangan fisik akibat cedera. Keberhasilannya tampil kuat di Thailand memberikan keyakinan bahwa ia sedang bangkit dan siap bersaing di kelas Moto2 sepanjang musim. Target jangka panjangnya bahkan mencakup kemungkinan naik kelas ke MotoGP jika performa terus meningkat.

Signifikansi Lolos Q2 dalam MotoGP

Format kualifikasi di Moto2 maupun Moto3 dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama (Practice + Q1) menyisihkan pembalap yang harus memperebutkan sisa tempat sebelum menuju Q2, yang menentukan grid start balapan. Lolos ke Q2 berarti pembalap tersebut berada di antara yang tercatat sebagai tercepat dalam sesi latihan, sehingga peluang untuk meraih posisi start depan lebih besar.

Posisi start di barisan depan kerap menjadi kunci dalam balapan utamanya karena memberi keuntungan dalam taktik sejak putaran pertama saat lampu start padam. Kesempatan ini memberikan Mario dan Veda landasan kuat untuk mengincar hasil terbaik di balap utama nanti.

Dampak terhadap Balap Indonesia

Kehadiran dua pembalap Indonesia di Q2 kelas Moto2 dan Moto3 merupakan kabar positif bagi perkembangan balap motor Tanah Air. Baik Mario maupun Veda merupakan bagian dari generasi pembalap muda yang mulai menunjukkan kapasitasnya di level internasional. Kinerja mereka di sesi latihan dan kualifikasi menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing secara global, bukan sekadar berpartisipasi.

Dua pembalap ini juga turut memperkuat citra Honda Team Asia, tim yang menjadi wadah bagi pembalap dari region Asia untuk mengembangkan diri di kancah balap dunia. Prestasi mereka di seri pembuka di Thailand mengangkat harapan baru bahwa Indonesia bisa terus memiliki wakil di barisan depan kompetisi motor bergengsi seperti Moto2 dan Moto3.

Menuju Kualifikasi dan Balapan Utama

Setelah sukses lolos ke Q2, dua pembalap Indonesia itu kini bersiap menghadapi sesi kualifikasi lanjutan yang menempatkan mereka di grid terbaik. Hasil Q2 akan menentukan barisan start pada balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan. Peluang meraih hasil baik terbuka lebar apabila konsistensi dan adaptasi sirkuit tetap terjaga.

MotoGP Thailand 2026 menjadi ajang pembuka musim yang penting, di mana para rider muda bisa menunjukkan potensi mereka di level tertinggi balap motor. Prestasi Mario Aji dan Veda Ega Pratama pada fase awal ini bisa menjadi indikator positif untuk seri-seri berikutnya.

Leave a Comment