LOKERSEMARANG.CO.ID – Keinginan La Liga, liga sepak bola teratas Spanyol, untuk membawa salah satu pertandingan musim reguler ke Amerika Serikat tetap hidup meskipun rencana sebelumnya gagal terlaksana pada akhir tahun lalu. Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden La Liga, Javier Tebas, dalam sebuah konferensi pers yang menunjukkan bahwa liga tidak menyerah pada ide memperluas jangkauan kompetisi ke luar Eropa.
Ekspansi ke Amerika telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir, memicu perdebatan tajam antara pendukung dan lawan gagasan tersebut. Tebas kini menyatakan akan “mencoba lagi”, meskipun belum ditentukan waktu pastinya untuk melanjutkan rencana tersebut dalam musim yang akan datang.
Reaksi terhadap Rencana Miami yang Dibatalkan
Upaya sebelumnya untuk memperkenalkan pertandingan La Liga di luar Spanyol mencapai puncaknya ketika sebuah laga antara Barcelona dan Villarreal direncanakan untuk dimainkan di Hard Rock Stadium di Miami pada 20 Desember 2025. Jika terealisasi, ini akan menjadi pertandingan liga Eropa musim reguler pertama yang digelar di luar benua. Namun rencana itu dibatalkan pada Oktober 2025, setelah mendapat kritik tajam dari sejumlah klub, pemain, dan penggemar. Banyak yang khawatir bahwa memindahkan pertandingan jauh dari negaranya akan memengaruhi integritas kompetisi dan tradisi sepak bola lokal.
Pembatalan tersebut juga dipengaruhi oleh alasan logistik, ketika pihak promotor mengatakan tidak memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan acara berskala besar seperti itu dengan semestinya. Karena itu, rencana tersebut harus ditunda, meskipun telah mendapat persetujuan administrasi dari beberapa badan sepak bola yang berwenang.
Fakta di Balik Gagasan Pertandingan Luar Negeri
Gagasan La Liga untuk menempatkan pertandingan reguler di luar Spanyol bukan hal baru. Tebas dan para pendukung ide ini kerap merujuk pada contoh liga olahraga Amerika seperti National Football League (NFL) dan National Basketball Association (NBA), yang secara rutin memainkan pertandingan mereka di luar wilayah asal mereka sebagai strategi untuk memperluas basis penggemar global.
Dalam konteks itu, Tebas berpendapat bahwa membawa pertandingan liga ke Amerika Serikat bisa membuka peluang baru, baik dari segi pengembangan penonton internasional maupun kesepakatan siaran yang menguntungkan. Ia menilai strategi semacam ini penting untuk membantu liga tetap kompetitif di pasar hiburan global yang semakin kuat.
Namun kritik terhadap rencana seperti ini tidak hanya datang dari fans. Beberapa klub dan pihak lain meminta agar pertandingan tetap di tempatnya di Eropa untuk menjaga keseimbangan kompetitif dan menghormati tradisi sepak bola. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan semacam ini melibatkan pertimbangan jauh lebih besar dari sekadar soal pemasaran.
Tantangan dan Kritik yang Dihadapi La Liga
Salah satu tantangan utama bagi La Liga adalah reaksi negatif dari berbagai pihak di dunia sepak bola Spanyol. Banyak pemain dan pendukung menilai bahwa memindahkan satu pertandingan dari 380 dalam satu musim bukan hanya soal jumlah, tetapi tentang makna kompetisi itu sendiri. Kekhawatiran bahwa hal tersebut bisa merusak prinsip bermain di kandang sendiri menjadi salah satu alasan banyak pihak menolak gagasan itu.
Selain itu, walaupun federasi sepak bola Spanyol dan badan pengatur lain seperti UEFA sempat memberikan persetujuan awal, dukungan tersebut tidak cukup mengatasi resistensi dari komunitas sepak bola. Kritikus berpendapat bahwa permainan domestik harus tetap dimainkan di wilayah Negara agar keadilan kompetisi tetap terjaga.
Rencana Masa Depan dan Potensi Implementasi
Meskipun rencana pertandingan di Amerika dibatalkan, Tebas menegaskan bahwa liga akan “mencoba lagi” pada waktu yang tepat. Ia menyatakan bahwa gagasan ini belum mati dan perlu diperkenalkan kembali ketika kondisi dianggap menguntungkan baik bagi liga maupun penggemarnya.
Tebas juga menggarisbawahi bahwa ide ini hanya melibatkan sejumlah kecil pertandingan dari total musim, sehingga dampaknya terhadap jadwal tiket dan pendukung domestik diperkirakan bisa diminimalkan. Ia menilai bahwa manfaat jangka panjang seperti peluang pemasaran global dan menjangkau penggemar baru di Amerika Serikat bisa lebih besar dibandingkan risiko yang ditimbulkan oleh pertandingan tunggal yang dipindahkan lokasinya.
Walaupun belum ada tanggal pasti atau rencana yang dikunci untuk proyek ini, pernyataan Tebas menunjukkan bahwa liga mungkin akan terus mengevaluasi ide tersebut sambil mempertimbangkan semua faktor termasuk dukungan klub, fanbase, dan badan sepak bola internasional.
Dampak Potensial bagi Sepak Bola Spanyol
Gagasan untuk memainkan pertandingan La Liga di luar negeri, terutama di pasar besar seperti Amerika Serikat, memiliki potensi untuk mengubah cara kompetisi domestik dipandang secara internasional. Jika rencana ini terealisasi suatu hari, itu akan menempatkan liga Spanyol sejajar dengan model global yang telah dicapai beberapa liga olahraga lain, serta memperluas pengaruh budaya sepak bola Eropa ke pasar yang terus berkembang.
Namun pada saat yang sama, pendekatan semacam ini harus menangani kritik tentang konservasi tradisi sepak bola, keterikatan fans lokal terhadap pertandingan kandang, dan bagaimana kompetisi domestik dapat tetap adil bagi semua klub yang berpartisipasi.
Situasi Sejarah Rencana Pertandingan di Luar Negeri
Upaya La Liga untuk membawa pertandingan ke Amerika bukan muncul mendadak. Sejak musim 2018–19, liga ini pernah mencoba menggelar pertandingan di luar Spanyol, misalnya sebuah rencana pertandingan antara Girona dan Barcelona di Miami, yang kemudian tidak berjalan karena menimbulkan kontroversi dan mendapat penolakan dari beberapa pihak pada waktu itu.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa ide ini bukan sekadar tren sesaat, tetapi bagian dari strategi jangka panjang La Liga untuk menempatkan sepak bola Spanyol sebagai merek global yang kuat dan relevan di luar benua Eropa.