LOKERSEMARANG.CO.ID – Menjaga kadar gula darah tetap stabil kini menjadi tantangan besar bagi banyak orang, terutama dengan pola makan modern yang tinggi karbohidrat dan gula tambahan. Namun, kabar baik datang dari para ahli kesehatan yang mengungkapkan bahwa mencegah lonjakan gula darah tidak selalu harus melalui prosedur medis yang rumit atau diet yang sangat menyiksa. Ada beberapa kebiasaan sederhana namun sangat efektif yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Kekuatan Jalan Kaki Setelah Makan
Salah satu temuan paling menarik yang ditekankan oleh para ahli adalah manfaat dari aktivitas fisik ringan segera setelah makan. Alih-alih langsung duduk atau berbaring setelah mengonsumsi makanan berat, berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit ternyata memberikan dampak signifikan pada metabolisme tubuh.
Saat kita bergerak, otot-otot tubuh akan menggunakan glukosa (gula) yang baru saja masuk ke dalam aliran darah sebagai energi. Hal ini membantu mencegah penumpukan gula darah yang berlebihan dan mengurangi beban kerja pankreas dalam menghasilkan insulin. Kebiasaan sederhana ini jika dilakukan secara konsisten dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 secara jangka panjang.
Memperhatikan Urutan Makan
Selain aktivitas fisik, urutan makanan yang masuk ke mulut juga memainkan peran penting. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi serat terlebih dahulu, seperti sayur-sayuran, sebelum menyentuh protein dan karbohidrat. Serat bekerja seperti “jaring” di dalam sistem pencernaan yang memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah.
Dengan mengubah urutan makan dengan dimulai serat, lalu protein/lemak, dan terakhir karbohidrat. Lonjakan insulin dapat ditekan lebih rendah dibandingkan jika kita memakan karbohidrat terlebih dahulu atau secara bersamaan dalam porsi besar. Ini adalah teknik sederhana yang memungkinkan kita tetap bisa menikmati nasi atau roti dengan dampak metabolik yang lebih kecil.
Pentingnya Hidrasi dan Tidur yang Cukup
Hidrasi yang cukup juga tidak boleh disepelekan. Air membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine. Selain itu, para ahli mengingatkan bahwa kurang tidur dapat mengganggu sensitivitas insulin tubuh. Saat seseorang kurang beristirahat, tubuh cenderung memproduksi lebih banyak hormon stres seperti kortisol, yang justru dapat memicu kenaikan gula darah meskipun kita tidak makan makanan manis.
Mencegah lonjakan gula darah adalah tentang membangun ritme hidup yang selaras dengan cara kerja tubuh. Dengan berjalan kaki sejenak setelah makan, mengatur urutan makanan, dan menjaga hidrasi, kita memberikan proteksi ekstra bagi kesehatan metabolisme kita. Kebiasaan-kebiasaan kecil ini mungkin terlihat sepele, namun bagi tubuh, ini adalah investasi besar untuk masa depan yang bebas dari penyakit degeneratif.