LOKERSEMARANG.CO.ID – Bank Indonesia (BI) terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi digital di tanah air. Langkah terbaru yang diambil adalah dengan meresmikan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI). Kehadiran PIDI diproyeksikan menjadi pusat keunggulan sekaligus wadah kolaborasi bagi para pemangku kepentingan, akademisi, hingga pelaku industri kreatif untuk menciptakan solusi finansial masa depan yang lebih inklusif dan efisien.
Wadah Kolaborasi dan Eksperimen
Dalam acara peluncurannya, Gubernur Bank Indonesia menekankan bahwa PIDI bukan sekedar fasilitas fisik, melainkan sebuah ekosistem yang dirancang untuk memacu lahirnya ide-ide segar di sektor teknologi finansial. Melalui PIDI, Bank Indonesia ingin merangkul generasi muda, pelajar, dan para pengembang teknologi untuk bereksperimen dengan teknologi terbaru seperti kecerdasan buatan (AI ) , rantai blok ( blockchain ), hingga sistem pembayaran masa depan.
BI menyadari bahwa inovasi tidak dapat dilakukan dalam isolasi. Oleh karena itu, PIDI akan berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan antara kebijakan regulator dengan kreativitas para inovator. Di sini, para pelaku startup dan pencipta digital dapat melakukan uji coba ide mereka dalam lingkungan yang terkendali namun tetap progresif. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kegagalan teknis sekaligus memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tetap selaras dengan prinsip keamanan dan perlindungan konsumen.
Mengajak Generasi Muda mengambil Peran
Pesan utama dari peluncuran PIDI adalah ajakan bagi generasi Z dan milenial untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta solusi. Generasi muda Indonesia yang dikenal sangat fasih dalam teknologi digital dianggap memiliki potensi besar untuk menjawab berbagai tantangan ekonomi nasional melalui cara-cara baru yang lebih praktis.
PIDI akan menyediakan berbagai program pendukung, mulai dari seminar, lokakarya, hingga kompetisi ide-ide inovatif. Bank Indonesia ingin menciptakan rasa memiliki di kalangan anak muda terhadap masa depan sistem keuangan Indonesia. Dengan dilibatkannya talenta-talenta muda, BI optimis Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar bagi teknologi asing, tetapi mampu mengekspor inovasi digitalnya ke mancanegara.
Mendukung Kedaulatan Ekonomi Digital
Peluncuran PIDI juga merupakan bagian dari strategi besar Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem digital nasional. Di tengah arus globalisasi digital yang sangat cepat, Indonesia membutuhkan standar dan inovasi lokal yang kuat agar tetap kompetitif. PIDI salah satu pilar pendukung bagi pengembangan inisiatif-inisiatif digital lainnya yang sudah lebih dulu sukses, seperti QRIS dan BI-FAST.
Melalui pusat inovasi ini, BI berharap dapat menyaring ide-ide terbaik yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan ( unbanked ). Digitalisasi yang inklusif adalah tujuan akhir, di mana setiap lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari efisiensi teknologi tanpa ada yang tertinggal.
Hadirnya Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) menandai babak baru dalam perjalanan digitalisasi keuangan di Indonesia. Dengan mengajak generasi muda sebagai motor penggerak utama, Bank Indonesia sedang membangun fondasi ekonomi yang lebih modern, tangguh, dan dinamis. PIDI adalah bukti bahwa pemerintah siap membuka diri terhadap perubahan dan menyambut masa depan digital dengan tangan terbuka.