LOKERSEMARANG.CO.ID – Program Blockbuster Sahur Trans TV kembali memanjakan para penikmat film tanah air dengan menghadirkan salah satu mahakarya dari jagat MonsterVerse, yakni Kong: Skull Island. Film yang akan menemani waktu sahur Anda pada Kamis, 26 Februari 2026 ini, menawarkan sensasi petualangan mendebarkan di tengah hutan purba yang belum terjamah manusia.
Dirilis pertama kali pada tahun 2017, film ini menjadi bagian penting dalam garis waktu perseteruan para titan sebelum mereka akhirnya bertemu dalam Godzilla vs. Kong. Dengan latar waktu tahun 1973, penonton akan diajak kembali ke masa berakhirnya Perang Vietnam, di mana teknologi satelit mulai menemukan daratan-daratan baru yang misterius di tengah samudra.
Ekspedisi Berbahaya ke Wilayah Tak Bertuan
Kisah bermula ketika Bill Randa (John Goodman), seorang agen dari organisasi pemerintah rahasia bernama Monarch, berhasil meyakinkan pemerintah untuk mendanai sebuah ekspedisi ke sebuah pulau yang baru ditemukan. Pulau tersebut dikenal sebagai Skull Island atau Pulau Tengkorak, sebuah daratan yang diselimuti badai abadi dan legenda mistis.
Untuk memastikan misi ini berjalan lancar, Randa merekrut James Conrad (Tom Hiddleston), seorang mantan kapten militer Inggris yang ahli dalam pelacakan hutan. Tidak hanya Conrad, seorang jurnalis foto anti-perang bernama Mason Weaver (Brie Larson) juga bergabung untuk mengabadikan temuan bersejarah tersebut.
Keamanan ekspedisi ini dipercayakan kepada Letnan Kolonel Preston Packard (Samuel L. Jackson) yang memimpin pasukan helikopter dari kesatuan Sky Devils. Tanpa mereka sadari, misi yang awalnya dianggap sebagai survei geologi biasa justru berubah menjadi perjuangan hidup mati yang berdarah-darah.
Sang Penjaga dan Ancaman dari Bawah Tanah
Konflik pecah sesaat setelah tim ekspedisi menjatuhkan bom seismik untuk memetakan struktur bawah tanah pulau tersebut. Ledakan-ledakan itu memicu kemarahan penghuni asli sekaligus penguasa tertinggi pulau tersebut, seekor kera raksasa setinggi 30 meter yang dikenal sebagai Kong. Hanya dalam hitungan menit, armada helikopter Packard hancur berantakan akibat kekuatan luar biasa sang raja monster.
Namun, seiring berjalannya cerita, fakta mengejutkan mulai terungkap. Kong bukanlah musuh utama yang sebenarnya. Melalui pertemuan dengan Hank Marlow (John C. Reilly), seorang pilot Perang Dunia II yang terdampar selama 28 tahun di pulau itu, Conrad dan Weaver menyadari peran vital Kong.
Kong adalah pelindung terakhir dari peradaban manusia pribumi di sana sekaligus penjaga yang menahan makhluk-makhluk mengerikan dari bawah tanah agar tidak muncul ke permukaan. Makhluk predator tersebut dikenal dengan sebutan Skullcrawlers, reptil berkaki dua yang rakus dan bertanggung jawab atas kematian keluarga Kong.
Pertarungan Ideologi di Tengah Kekacauan
Selain menyajikan visual pertarungan monster yang memukau, Kong: Skull Island juga menyelipkan drama psikologis yang kuat. Letnan Kolonel Packard yang kehilangan anak buahnya dalam serangan awal, terjebak dalam dendam pribadi yang membara terhadap Kong. Ia terobsesi untuk membunuh sang titan, tanpa peduli bahwa tindakannya akan mengganggu keseimbangan alam dan membahayakan nyawa sisa anggotanya.
Di sisi lain, Conrad dan Weaver mencoba melihat dari perspektif yang lebih luas. Mereka percaya bahwa Kong adalah kunci keselamatan mereka untuk keluar dari pulau hidup-hidup. Pertarungan antara ego militerisme Packard dan kesadaran ekologis Conrad menjadi bumbu menarik yang membuat film ini lebih dari sekadar tontonan aksi biasa.
Menunggu Kehadiran King Kong di Blockbuster Sahur
Bagi Anda yang menyukai film dengan sinematografi indah namun penuh ketegangan, Kong: Skull Island adalah pilihan yang sangat tepat. Sutradara Jordan Vogt-Roberts berhasil menangkap atmosfer tahun 70-an yang kental, dipadukan dengan efek visual CGI yang masih terlihat luar biasa hingga saat ini.
Kehadiran Kong di layar kaca pada waktu sahur diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi penonton untuk menjalani ibadah puasa. Pastikan Anda menyiapkan camilan sahur dan duduk manis di depan televisi untuk menyaksikan bagaimana akhir dari pertarungan antara manusia, Kong, dan para predator purba di Pulau Tengkorak.
Jangan lewatkan penayangannya hari ini, 26 Februari 2026, pukul 01.45 WIB hanya di Trans TV. Saksikanlah bagaimana sang raja kera mempertahankan tahtanya dari ancaman yang datang dari luar maupun dari kedalaman bumi yang gelap.