LOKERSEMARANG.CO.ID – Dunia kriminal internasional diguncang oleh berita besar dari tanah Meksiko.
Nemesio Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan julukan “El Mencho”, dilaporkan tewas dalam sebuah operasi militer skala besar yang digelar pada Februari 2026. El Mencho bukan sekadar nama biasa; ia adalah pemimpin tertinggi Cartel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling kejam dan paling cepat berkembang di dunia.
Kematian El Mencho menandai titik balik penting dalam perang panjang melawan narkoba di Meksiko. Selama lebih dari satu dekade, sosoknya menjadi momok bagi otoritas keamanan, tidak hanya di Amerika Latin tetapi juga hingga ke Amerika Serikat. Kejatuhannya dalam operasi yang melibatkan unit elit militer ini mengakhiri masa pelariannya yang penuh dengan kekerasan dan pertumpahan darah.
Siapakah Sosok El Mencho Sebenarnya?
Lahir di tengah kemiskinan di wilayah Michoacan pada tahun 1966, Nemesio Oseguera Cervantes memulai hidupnya sebagai petani alpukat sebelum akhirnya terjun ke dunia gelap perdagangan narkoba. Perjalanannya menuju puncak kekuasaan tidaklah instan. Ia sempat merantau ke Amerika Serikat, bekerja di perkebunan, dan bahkan pernah merasakan dinginnya jeruji besi di California sebelum dideportasi kembali ke Meksiko.
Sekembalinya ke Meksiko, El Mencho bergabung dengan kepolisian lokal, namun profesi itu hanyalah kedok. Ia perlahan merayap naik dalam hierarki kartel, mulai dari menjadi pengawal hingga akhirnya mendirikan CJNG setelah pecahnya Kartel Milenio. Di bawah komandonya, CJNG bertransformasi dari kelompok pecahan kecil menjadi kekaisaran kriminal yang menguasai jalur perdagangan fentanil dan kokain di berbagai benua.
Metode Kekerasan dan Ekspansi CJNG
Salah satu karakteristik yang membuat El Mencho begitu ditakuti adalah keberaniannya menyerang aparat keamanan secara frontal. Tidak seperti kartel generasi lama yang cenderung bermain di balik layar, CJNG di bawah kendali El Mencho kerap menggunakan persenjataan militer berat. Mereka pernah menjatuhkan helikopter militer dengan peluncur roket (RPG) dan menggunakan drone berbahan peledak untuk menyerang musuh-musuhnya.
Ekspansi CJNG juga dikenal sangat agresif. Mereka tidak segan-segan melakukan eksekusi publik yang brutal untuk mengintimidasi lawan. Melalui video-video propaganda yang disebarkan di media sosial, CJNG seringkali memamerkan “tentara” mereka yang dilengkapi dengan seragam kamuflase, rompi antipeluru, dan kendaraan lapis baja rakitan yang dikenal sebagai monstruos.
Operasi Militer Februari 2026: Kronologi Singkat
Keberadaan El Mencho selama ini selalu diselimuti misteri. Ia diketahui sering berpindah-pindah di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau antara negara bagian Jalisco, Michoacan, dan Colima. Namun, koordinasi intelijen tingkat tinggi antara militer Meksiko dan data pendukung dari badan narkotika AS (DEA) akhirnya berhasil mengendus persembunyiannya.
Operasi yang dilakukan pada dini hari tersebut melibatkan penyergapan dari darat dan udara. Pertempuran sengit dilaporkan terjadi di sekitar kediaman yang diduga menjadi markas terakhirnya. Meskipun pihak kartel melakukan perlawanan luar biasa, kekuatan militer pemerintah akhirnya berhasil menguasai keadaan. Konfirmasi mengenai kematian El Mencho pun dirilis setelah proses identifikasi forensik yang ketat.
Dampak Keamanan dan Kekosongan Kekuasaan
Tewasnya El Mencho memicu kekhawatiran baru mengenai potensi terjadinya perang suksesi yang berdarah. Dalam sejarah kartel Meksiko, hilangnya pemimpin tertinggi biasanya diikuti oleh perpecahan faksi-faksi di dalam organisasi. Jika CJNG terpecah, perang saudara antar faksi bisa meningkatkan tingkat kekerasan di wilayah-wilayah yang selama ini mereka kuasai.
Di sisi lain, tewasnya sang bos juga menjadi kemenangan simbolis bagi pemerintah Meksiko yang selama ini dianggap lemah dalam menangani kartel. Namun, para analis keamanan mengingatkan bahwa sistem kartel bersifat hidra; satu kepala dipotong, kepala lain akan tumbuh. Struktur organisasi CJNG yang sudah sangat mapan mungkin saja telah menyiapkan pengganti yang tidak kalah radikal.
Masa Depan Perang Narkoba Pasca El Mencho
Dengan tewasnya El Mencho, fokus kini beralih pada siapa yang akan mengambil alih takhta CJNG. Nama-nama seperti anak-anaknya atau komandan lapangan senior mulai bermunculan dalam radar intelijen. Pemerintah pun kini harus bersiap menghadapi gelombang balasan dari anggota kartel yang masih setia, sembari terus mengejar aset-aset keuangan organisasi tersebut yang tersebar di seluruh dunia.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi dunia bahwa meski kejahatan bisa membangun kekaisaran yang sangat kuat, mereka tidak akan pernah selamanya luput dari hukum. Akhir tragis El Mencho dalam operasi militer ini menutup satu bab gelap dalam sejarah kriminalitas Meksiko, namun sekaligus membuka tantangan baru dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.