Bukan Hoaks! Cuma Rp15 Ribu Bisa Nonton Bioskop di Alfamart, Cek Lokasi Pertamanya

LOKERSEMARANG.CO.ID – Dunia ritel Indonesia kembali geger dengan sebuah terobosan yang tak terbayangkan sebelumnya.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) secara resmi menghadirkan fasilitas bioskop mini alfamart hasil kolaborasi dengan platform hiburan digital, Layar Digi. Inovasi yang awalnya dianggap sekadar isu media sosial ini ternyata benar-benar nyata, dengan lokasi perdana yang berpusat di kawasan Gading Serpong, Tangerang, per Februari 2026.

Transformasi gerai ini mengubah paradigma minimarket yang selama ini hanya tempat belanja kilat menjadi pusat hiburan komunitas. Kehadiran bioskop mini alfamart ini menjadi jawaban bagi warga yang merindukan akses tontonan berkualitas tanpa harus menempuh kemacetan menuju mal besar.

Dengan konsep sinema mikro, pengunjung kini bisa menikmati film pilihan hanya dengan melangkah ke gerai terdekat dari rumah mereka.


Fasilitas Premium Harga Rakyat: Daya Tarik Bioskop Mini Alfamart

Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana sebuah minimarket bisa menampung studio film? Fasilitas bioskop mini alfamart ini memanfaatkan area lantai dua gerai Alfamart Agricola, Gading Serpong, yang telah direnovasi secara total. Meski kapasitasnya terbatas hanya untuk 10 hingga 20 orang, studio ini dilengkapi dengan sistem tata suara mutakhir dan layar proyeksi berstandar sinema digital yang menjamin kenyamanan maksimal.

Hal yang paling mengundang perhatian tentu saja adalah harga tiketnya. Untuk bisa menikmati pengalaman di bioskop mini alfamart, penonton hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp15.000 saja. Harga “merakyat” ini sengaja dipatok untuk menyasar kalangan mahasiswa dan komunitas lokal, menjadikan nonton bioskop sebagai aktivitas rutin harian yang tidak lagi membebani kantong.


Kolaborasi Strategis Layar Digi dan Dukungan Sineas Lokal

Di balik layar, Layar Digi berperan sebagai kurator konten yang memastikan tayangan di bioskop mini alfamart tetap berkelas. Berbeda dengan jaringan bioskop besar, fokus utama di sini adalah memberikan panggung bagi film-film pendek, dokumenter, dan karya sineas independen Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu membangkitkan ekosistem kreatif lokal melalui saluran distribusi yang sangat dekat dengan masyarakat.

Keunikan lain dari bioskop mini alfamart adalah integrasi layanannya dengan area belanja. Penonton dapat membeli kopi dari Bean Spot atau aneka camilan di lantai bawah untuk dibawa masuk ke dalam studio. Ini menciptakan pengalaman belanja dan hiburan yang cair, di mana minimarket tidak lagi sekadar tempat transaksi, melainkan ruang sosial tempat orang berkumpul dan berapresiasi.


Ekspansi ke 50 Kota: Tangerang Hanya Awal

Kesuksesan proyek percontohan di Tangerang ini menjadi katalis bagi rencana ekspansi besar-besaran. Pihak manajemen menargetkan pembangunan bioskop mini alfamart di 50 titik strategis lainnya di seluruh Indonesia dalam waktu dekat. Fokus pengembangan akan menyasar wilayah-wilayah penyangga kota besar yang memiliki kepadatan penduduk tinggi namun minim fasilitas hiburan modern.

Digitalisasi juga menjadi kunci, di mana pembelian tiket bioskop mini alfamart nantinya dapat dilakukan melalui aplikasi Alfagift. Nasabah setia dapat menukarkan poin atau mendapatkan promo khusus, sehingga ekosistem loyalitas pelanggan menjadi semakin kuat. Langkah berani ini menempatkan Alfamart selangkah di depan dalam kompetisi bisnis convenience store di Tanah Air.


Wajah Baru Hiburan di Dekat Rumah

Secara keseluruhan, kemunculan bioskop mini alfamart di Tangerang adalah bukti nyata bahwa inovasi ritel tidak memiliki batas. Dengan harga terjangkau dan akses yang mudah, nonton bioskop kini menjadi hobi yang inklusif bagi semua kalangan. Fenomena ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri hiburan mikro di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Bagi Anda warga Tangerang, pastikan untuk segera mengunjungi Alfamart Agricola dan rasakan sensasi nonton film di atas toko kelontong modern. Mari dukung karya lokal dengan cara yang paling sederhana dan menyenangkan.

Leave a Comment