LOKERSEMARANG.CO.ID – Pasar smartphone Indonesia kembali diguncang oleh kehadiran Poco X8 Pro.
Sebagai penerus takhta dari seri “X” yang legendaris, ponsel ini hadir dengan ambisi besar: menghancurkan dominasi ponsel flagship mahal dengan harga yang tetap masuk akal. Di tahun 2026, Poco tidak lagi hanya menjual “performa mentah”, tetapi mulai merambah kesempurnaan di sektor layar dan desain.
Berdasarkan data resmi serta ulasan mendalam dari para pakar teknologi seperti David dari GadgetIn, pengujian teknis Jagat Review, dan perspektif gaya hidup dari DKID Media, Poco X8 Pro diprediksi akan menjadi HP paling diburu tahun ini. Mari kita bedah secara mendalam mengapa perangkat ini layak menyandang gelar King of Value for Money.
Spesifikasi Rinci: Performa Buas Dimensity 8300 Ultra
Poco X8 Pro tidak main-main dalam urusan jeroan. Fokus utama perangkat ini tetap pada kecepatan yang tidak tertandingi di kelas harganya.
-
Chipset: MediaTek Dimensity 8300 Ultra (4nm) yang dioptimalkan dengan Xiaomi HyperOS.
-
Layar: CrystalRes Flow AMOLED 6,67 inci, 120Hz adaptif, dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.800 nits.
-
RAM/Internal: Pilihan RAM 12GB atau 16GB LPDDR5X dengan penyimpanan hingga 512GB UFS 4.0.
-
Kamera: Setup tiga kamera belakang dengan sensor utama 64MP yang dilengkapi OIS, Ultra-wide 8MP, dan Makro 2MP.
-
Baterai: 5.000 mAh dengan teknologi pengisian cepat 67W Turbo Charging.
-
Fitur Tambahan: Rating IP54 (tahan percikan air), Dual Speakers dengan Dolby Atmos, dan NFC.
Kelebihan Poco X8 Pro: Performa Flagship, Harga Mid-Range
1. Performa “Overpower” untuk Gaming
Menurut pengujian dari Jagat Review, chipset Dimensity 8300 Ultra pada Poco X8 Pro memberikan skor AnTuTu yang sangat tinggi, melampaui banyak kompetitor di kelas harga 4-5 jutaan. Game berat seperti Genshin Impact dapat berjalan stabil di pengaturan Highest 60fps dengan suhu yang tetap terjaga berkat sistem pendingin LiquidCool Technology yang lebih luas.
2. Layar CrystalRes yang Memukau
GadgetIn menyoroti kualitas layar Poco X8 Pro yang kini jauh lebih premium. Resolusi 1.5K memberikan ketajaman ekstra dibandingkan layar FHD+ standar, sementara bezel yang sangat tipis memberikan pengalaman imersif saat menonton konten multimedia atau bermain game.
3. Build Quality yang Meningkat
Jika sebelumnya Poco identik dengan bahan plastik, DKID Media mencatat bahwa Poco X8 Pro memiliki feel genggaman yang lebih solid dan elegan. Desain modul kamera yang lebih rapi memberikan kesan ponsel mahal yang minimalis namun bertenaga.
4. Optimalisasi HyperOS
Kehadiran Xiaomi HyperOS membawa perubahan signifikan pada kelancaran antarmuka. Manajemen RAM yang lebih pintar membuat perpindahan antar aplikasi terasa sangat mulus tanpa ada gejala lag atau aplikasi yang tertutup tiba-tiba.
Kekurangan Poco X8 Pro: Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski tampak sempurna, ada beberapa aspek yang perlu Anda pertimbangkan sebelum meminangnya:
-
Sektor Kamera yang Standar: Dibandingkan dengan seri Xiaomi atau kompetitor lain seperti Samsung di harga yang sama, kamera Poco X8 Pro masih terasa “cukup” saja. Meski sudah ada OIS, hasil foto di kondisi sangat gelap terkadang masih menghasilkan noise yang terlihat.
-
Ketiadaan Jack Audio 3.5mm: Sama seperti tren flagship lainnya, Poco telah menghilangkan lubang earphone kabel. Anda harus menggunakan konverter atau beralih ke TWS.
-
Masih Ada Bloatware: Meskipun HyperOS lebih bersih, masih ditemukan beberapa aplikasi bawaan (bloatware) yang perlu dihapus secara manual untuk mendapatkan tampilan yang benar-benar bersih.
Analisis Harga dan Kesimpulan
Poco X8 Pro diperkirakan akan dipasarkan di Indonesia dengan rentang harga Rp4.599.000 hingga Rp5.299.000 tergantung pada konfigurasi memori yang dipilih.
Jika Anda adalah seorang gamer berat atau pengguna yang membutuhkan performa multitasking tinggi namun memiliki anggaran terbatas, Poco X8 Pro adalah pilihan nomor satu di tahun 2026.
Ponsel ini berhasil menyeimbangkan antara spesifikasi ekstrem dengan kualitas layar yang memanjakan mata. Namun, bagi Anda yang mengutamakan kemampuan fotografi profesional atau hobi vlogging, Anda mungkin perlu mempertimbangkan seri lain yang lebih fokus pada sektor kamera.
Poco sekali lagi membuktikan bahwa mereka tetap menjadi raja di segmen performance per price.